Sebelumnya, Said menegaskan dirinya akan memberikan masukan dan analisis kebijakan kepada Prabowo dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
"Tentu nanti saya akan memberikan banyak masukan kepada Presiden, baik diminta maupun tidak diminta, serta membuat analisis kebijakan," katanya.
Said mengungkapkan keputusannya bergabung dalam pemerintahan telah didiskusikan dengan KSPI dan sejumlah kelompok buruh lainnya. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperjuangkan kepentingan buruh dari dalam pemerintahan.
"Karena secara platform perjuangan, keberpihakan Presiden Prabowo Subianto kepada rakyat kecil, termasuk buruh, petani, nelayan, dan guru, mendorong kami untuk bersama-sama memberikan masukan dan menjaga keseimbangan," ujarnya.
Meski kini berada di dalam pemerintahan, Said menegaskan dirinya tetap akan menjaga sikap kritis terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan.
"Saya memberanikan diri berikhtiar dan berijtihad bahwa saya juga harus memberikan keseimbangan terhadap apa-apa yang ingin diperjuangkan oleh kaum buruh. Secara demokratis, hal itu tidak akan mengurangi daya kritis kami terhadap persoalan-persoalan perburuhan," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.