"Karena nilai project misalnya Rp200 juta, pekerjaannya di Pulau Nias gitu. Mungkin sulit mencari apa yang mendapatkan project-nya, ya coba kita bantu," ujarnya.
Ia menjelaskan, TNI hadir untuk membantu menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang belum dapat ditangani secara optimal oleh instansi terkait. Karena itu, keterlibatan TNI bukan bermaksud untuk mengambil proyek terlebih dahulu, melainkan sebagai solusi ketika pekerjaan tersebut belum dapat dilaksanakan pihak lain.
"Jadi, enggak, bukannya project itu diambil duluan baru kita milih, enggak. Yang tidak bisa dilakukan baru kita lakukan," pungkasnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.