Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengintip Gemblengan Sespimti Polri, Cetak Calon Jenderal Berbasis Data dan Teknologi

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Kamis, 25 Juni 2026 |17:24 WIB
Mengintip Gemblengan Sespimti Polri, Cetak Calon Jenderal Berbasis Data dan Teknologi
Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun Anggaran 2026 (foto: dok ist)
A
A
A

BANDUNG BARAT – Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-35 Tahun Anggaran 2026, mengusung pola pendidikan kepemimpinan digital berbasis data untuk menyiapkan calon pemimpin strategis Polri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan keamanan masa depan.

Program pendidikan elite di bawah naungan Sespim Lemdiklat Polri tersebut dirancang sebagai wadah pembentukan calon jenderal dan pimpinan nasional yang mampu menjawab dinamika era digital, sekaligus mendukung stabilitas keamanan serta pembangunan nasional. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Seminar Sekolah yang digelar di Gedung Oetaryo Sespimti Lemdiklat Polri, Lembang, Jawa Barat.

Sespimti Dikreg ke-35 yang resmi dimulai sejak 20 Januari 2026 mengusung motto "CERDAS", akronim dari Cekatan, Etis, Responsif, Dedikatif, Akuntabel, dan Strategis. Sebanyak 57 peserta didik mengikuti pendidikan tersebut, terdiri dari 47 personel Polri, delapan personel TNI, satu perwakilan Kejaksaan Agung, dan satu perwakilan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Selain mendapatkan pembelajaran kepemimpinan tingkat tinggi, para peserta juga didorong untuk memiliki kepekaan sosial melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan. Salah satunya diwujudkan melalui program bedah rumah di Kampung Sukamaju Barat, Desa Kayu Ambon, Kabupaten Bandung Barat. Para peserta bergotong royong merenovasi rumah milik pasangan lansia, Lili (73) dan Sumarsih (63), yang sebelumnya berada dalam kondisi tidak layak huni.

Dalam waktu 13 hari, rumah berbahan bilik bambu yang telah ditempati sejak 1983 itu berhasil direnovasi menjadi hunian permanen berukuran 5 x 6 meter yang lebih aman dan nyaman. Kepedulian sosial juga ditunjukkan saat terjadi bencana tanah longsor di wilayah Cisarua, Desa Pasirlangu, Bandung Barat. Para peserta didik turun langsung menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.

"Harapannya ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita, terutama para pengungsi yang masih bertahan di lokasi. Kami juga menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," ujar Ketua Senat Sespimti Dikreg ke-35, Kombes Yudhis Wibisana, Kamis (25/6/2026).

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement