CARACAS – Tim penyelamat berhasil mengevakuasi dua bocah laki-laki berusia 11 tahun dari reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa bumi dahsyat di Venezuela. Keduanya ditemukan dalam selang waktu beberapa jam, lebih dari 85 jam setelah gempa mengguncang negara itu.
Rekaman video memperlihatkan bocah pertama bernama Moises dievakuasi dari bawah reruntuhan dengan mata ditutup untuk melindunginya dari sinar matahari. Proses penyelamatan itu disambut tepuk tangan para petugas yang telah bekerja selama berjam-jam.
Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana (UNGRD) Kolombia menyebut Moises terkubur di bawah sekitar tiga meter puing bangunan. Tim penyelamat membutuhkan waktu enam jam dengan metode pencarian presisi tinggi untuk menjangkaunya.
Menurut laporan Reuters, seorang petugas penyelamat menyampaikan melalui radio komunikasi bahwa Moises ditemukan di dekat ibu dan saudara perempuannya yang telah meninggal dunia.
Beberapa jam kemudian, Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, mengumumkan seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun lainnya juga berhasil diselamatkan di Kota Caraballeda. Ia mengunggah video proses evakuasi bocah tersebut melalui media sosial X.
"Di saat-saat ini, setiap nyawa adalah harapan bagi Venezuela," tulis Rodríguez, seperti dilansir dari BBC, Minggu (28/6/2026).