JAKARTA - Gempa mengguncang wilayah Pantai Utara Seram Bagian Timur, Maluku dengan kekuatan M5,5 pada hari Sabtu, 01 Agustus 2026, pukul 03:19:29 WIB. BMKG memastikan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami.
“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.3 pada kedalaman 14 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.84° LS; 130.23° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 41 Km arah barat laut Seram Bagian Timur, Maluku.
Wijayanto mengungkapkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas penyesaran di zona Seram Fold and Thrust Belt.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” jelasnya.