Menurut Meutya, sistem bot tersebut mampu memantau aktivitas media sosial secara real-time. Ketika sebuah unggahan mengalami lonjakan interaksi, sistem secara otomatis mengirim ribuan komentar spam.
"Serangan yang dijalankan ditemukan menggunakan mesin otomatis. Operasi spam dilakukan menggunakan sistem yang memantau aktivitas media sosial secara real-time, mendeteksi kenaikan interaksi, kemudian secara otomatis mengirim ribuan komentar spam pada berbagai platform sekaligus," jelasnya.
Karena menggunakan sistem otomatis, penyebaran promosi judi online dinilai jauh lebih cepat. Untuk itu, Komdigi telah berkoordinasi dengan Kepolisian, PPATK, OJK, dan BSSN guna mengatasi persoalan tersebut.
Pemerintah juga menggandeng Meta Indonesia untuk membentuk tim bersama yang secara khusus menangani penyebaran judi online, termasuk modus terbaru berupa komentar spam. Kerja sama tersebut nantinya akan diperluas dengan melibatkan platform digital lainnya.
"Ini memerlukan kolaborasi lintas lembaga, tidak hanya pemerintah, tetapi juga pihak swasta, dalam hal ini platform digital, untuk menangani persoalan tersebut," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.