Menurut Arief, kolaborasi lintas lembaga tersebut akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses transformasi BUMN yang tengah dijalankan pemerintah. Selain memperbaiki tata kelola perusahaan negara, langkah tersebut juga diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang lebih sehat serta memastikan setiap rupiah aset negara dikelola secara bertanggung jawab demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kami selama ini sudah memberikan data ke semua APH soal korupsi di BUMN, dengan langkah ini FSP BUMN Bersatu meminta Danantara dan lintas APH untuk segera memproses semua pengelola BUMN yang membuat kerugian negara. Hal ini pernah kami sampaikan langsung pada Prabowo saat membuat fakta integritas bersama FSP BUMN Bersatu,” lanjut Arief yang juga Komisaris PT Pelindo (Persero).
Seperti diketahui, pada Pilpres 2024, hanya satu satunya serikat pekerja yakni Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu yang secara resmi mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Langkah politik ini sempat diwarnai rencana pelaporan ke Bawaslu oleh elemen masyarakat karena melibatkan kelompok pekerja BUMN. Namun, Arief Poyuono dan gerbongnya FSP BUMN Bersatu tidak bergeming atas hambatan dukungan tersebut, kerja kerja FSP BUMN Bersatu di lapangan tetap berjalan dalam memenangkan Prabowo-Gibran.
“FSP BUMN Bersatu sangat jelas, bahwa kami satu satunya serikat pekerja pada 2024 yang mendukung kemenangan Prabowo Gibran. Disaat serikat pekerja lainnya memberikan dukungan ke kontestan lainnya. Berbagai laporan ke Bawaslu pada kami tidak mengurangi komitmen kerja kami menangkan Prabowo-Gibran pada saat itu,” pungkas Arief.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.