Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Preman Palak dan Bacok Pedagang di Ciledug, 2 Pelaku Ditangkap!

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Sabtu, 04 Juli 2026 |02:02 WIB
Preman Palak dan Bacok Pedagang di Ciledug, 2 Pelaku Ditangkap!
Pelaku premanisme di Ciledug (Foto: Ilustrasi/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Polisi menangkap preman yang melakukan pemalakan hingga pembacokan terhadap sejumlah pedagang di kawasan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten. Saat ini, masih ada sejumlah orang lainnya yang diburu polisi.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Parikhesit mengatakan, kejadian berawal saat seorang pria berinisial ZI alias Udin mendatangi lapak pedagang buah semangka dan melon untuk meminta uang sebesar Rp10 ribu per hari. Pelaku awalnya datang bersama sekitar enam orang dan menantang para pedagang.

"Permintaan tersebut ditolak oleh para pedagang. Setelah itu yang bersangkutan pergi, namun tidak lama kemudian kembali sambil membawa senjata tajam dan mengajak beberapa rekannya," kata Parikhesit dalam keterangannya.

Menurutnya, karena kalah jumlah saat bentrokan pertama, kelompok tersebut kembali lagi dengan membawa sekitar 10 orang lainnya yang juga membawa senjata tajam. Akibat kejadian itu, tiga pedagang buah mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh dan dua orang dari kelompok penyerang juga mengalami luka serta menjalani perawatan medis.

"Kelompok tersebut kemudian melakukan penyerangan hingga terjadi keributan yang mengakibatkan beberapa orang mengalami luka bacok," tuturnya.

Usai menerima laporan, kata dia, tim gabungan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota bersama Unit Reskrim Polsek bergerak cepat melakukan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan pengembangan di lapangan, polisi berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Salah satunya berinisial MSS alias Bule, yang diduga ikut melakukan pembacokan terhadap korban. Polisi juga mengamankan Panji alias Qbenk, yang diduga berperan membantu membawa salah seorang pelaku ke rumah sakit setelah kejadian.

"Dalam penggeledahan di rumah salah satu terduga pelaku, petugas menemukan sarung golok. Sementara di lokasi lain ditemukan sandal yang terdapat bercak darah dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Selain itu, polisi turut mengamankan satu bilah golok yang ditemukan di lokasi kejadian sebagai barang bukti. Hingga kini, penyidik masih memburu sejumlah terduga pelaku lain, di antaranya ZI alias Udin, Fajar, dan Angki yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan tersebut.

"Pemeriksaan terhadap korban maupun para pihak yang diamankan akan dilakukan setelah kondisi kesehatan mereka memungkinkan. Penyidikan masih terus kami kembangkan untuk mengungkap seluruh pelaku yang terlibat," terangnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan maupun tindakan main hakim sendiri. Masyarakat diminta tidak mudah terpancing emosi dan mempercayakan penanganan setiap persoalan kepada aparat penegak hukum demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Tangerang.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Apabila mengalami tindakan premanisme, pemerasan, atau tindak pidana lainnya, segera laporkan kepada kepolisian melalui layanan 110 atau kantor polisi terdekat. Kami akan menindak tegas setiap bentuk aksi premanisme yang meresahkan masyarakat sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Jauhari.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement