Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pascabanjir, Mendagri Apresiasi Warga Swadaya Perbaiki Jalan Rusak di Aceh

Arief Setyadi , Jurnalis-Rabu, 08 Juli 2026 |10:54 WIB
Pascabanjir, Mendagri Apresiasi Warga Swadaya Perbaiki Jalan Rusak di Aceh
Mendagri Tito Karnavian (Foto: Ist)
A
A
A

Ia menambahkan, apabila tidak ada kendala, Menteri Pekerjaan Umum dijadwalkan meninjau langsung kondisi jalan dan jembatan di kawasan Tajuk Enang-Enang pada Kamis, 8 Juli. Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan langkah penanganan yang akan diambil di lapangan.

Sementara menunggu proses rehabilitasi, pemerintah memberlakukan pembatasan lalu lintas di ruas tersebut. Jalan hanya diperbolehkan dilintasi pejalan kaki, sepeda motor, dan kendaraan roda empat, sedangkan kendaraan roda enam atau lebih dilarang melintas demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Pelaksana Tugas Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Satker Wilayah Aceh, Zulkarnaini, menjelaskan Kementerian PU telah memasang besi penyangga di bawah jembatan sebagai langkah awal memperkuat struktur. Selain itu, beton siclock juga akan dipasang untuk memperkokoh konstruksi jembatan lama yang masih digunakan.

Ia juga menjelaskan mengenai rencana pembangunan jalur alternatif Werlah-Simpang Lancang. Dalam proyek tersebut, pemerintah akan membangun beberapa jembatan, termasuk jembatan utama sepanjang 400 meter. Berdasarkan perhitungan teknis, pembangunan itu diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp700 miliar dan dijadwalkan mulai dikerjakan pada 2027.

Usai rapat koordinasi, Tito bersama Kepala Posko Wilayah PRR Safrizal, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar, serta Plt Kepala BPJN Aceh Zulkarnain meninjau langsung lokasi Enang-Enang. Meski diguyur hujan lebat, rombongan tetap menemui Syahrial dan warga yang sedang berada di lokasi. 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement