Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 10 Juli 2026 |08:06 WIB
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Ilustrasi.
A
A
A

Ia mengatakan perekat dan bahan baku lain yang digunakan dalam pembuatan sepatu telah memperparah kebakaran.

Kebakaran sedang dipadamkan, kata kementerian manajemen darurat, menuntut upaya "sepenuhnya" untuk memadamkannya, mencari korban selamat yang terjebak, dan merawat korban luka.

Beberapa orang terjebak dan "tidak dapat dihubungi", kata Xinhua.

Sebanyak 237 pekerja dan dua pengantar barang berada di pabrik pada saat kebakaran terjadi, lapor CCTV, menambahkan bahwa 213 orang telah dievakuasi, tetapi belum jelas bagaimana angka-angka tersebut sesuai dengan jumlah korban tewas.

Xi mengatakan telah terjadi "beberapa kecelakaan keselamatan industri besar" di Tiongkok sepanjang tahun ini.

"Semua daerah dan departemen terkait harus mengambil pelajaran mendalam dari insiden-insiden ini," katanya, menambahkan bahwa mereka harus "menerapkan langkah-langkah keselamatan yang ketat dan efektif".

Tiongkok meluncurkan kampanye melawan bahaya kebakaran di gedung-gedung tinggi pada bulan November, setelah kebakaran besar melanda beberapa gedung pencakar langit di Hong Kong yang menewaskan 168 orang.

Sebulan kemudian, kebakaran di sebuah gedung apartemen di provinsi Guangdong, Tiongkok selatan, menewaskan 12 orang.

Pada bulan Mei, ledakan di sebuah pabrik kembang api di Tiongkok tengah menewaskan 37 orang, menandai salah satu kecelakaan industri paling mematikan di negara itu dalam beberapa tahun terakhir.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement