Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perindo Tekankan Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak bagi Masyarakat Parigi Moutong

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 22 Juli 2026 |16:34 WIB
Perindo Tekankan Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak bagi Masyarakat Parigi Moutong
Anggota DPRD Parimo dari Fraksi Perindo, Yolanda Mambu (foto: dok ist)
A
A
A

PARIGI MOUTONG - APBD tidak boleh berhenti sebagai angka dalam laporan. Setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik yang benar-benar dirasakan.

Pesan itu disampaikan Fraksi Partai Perindo DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah dalam pandangan akhir terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang dibacakan anggota DPRD Parimo, Yolanda Mambu, dalam rapat paripurna DPRD Parimo, Selasa 21 Juli 2026.

"Pertanggungjawaban APBD bukan sekadar laporan mengenai angka realisasi, tetapi sebuah cerminan dari hasil sebuah kebijakan pemerintah," ujar Yolanda saat membacakan pandangan akhir Fraksi Perindo.

Fraksi Perindo pada dasarnya mengapresiasi komitmen pemerintah sebagaimana tertuang dalam jawaban Bupati atas pandangan umum seluruh fraksi DPRD Parimo, terutama terkait tata kelola pemerintahan, perencanaan pembangunan, efektivitas belanja daerah hingga upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun, berbagai komitmen tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kebijakan yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Karena itu, efektivitas belanja daerah dinilai perlu terus ditingkatkan agar anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat optimal.

"Efektivitas belanja daerah harus ditingkatkan agar setiap program menghasilkan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat," kata legislator yang duduk di Komisi III DPRD Kabupaten Parigi Moutong ini.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement