Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tersangkut Jaring Nelayan, Buaya Berukuran Besar Ngamuk dan Nyaris Terkam Warga

Tim iNews Media Group , Jurnalis-Sabtu, 25 Juli 2026 |02:01 WIB
Tersangkut Jaring Nelayan, Buaya Berukuran Besar Ngamuk dan Nyaris Terkam Warga
Foto: IMG
A
A
A

SUMUT – Seekor buaya berukuran 5 meter tersangkut jaring nelayan di aliran Sungai Barumun, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Nelayan awalnya mengira jaringnya menangkap ikan berukuran besar.

Arman, nelayan yang menemukan buaya tersebut, mengatakan kejadian bermula saat dia memasang jaring untuk mencari ikan.

Saat jaring ditarik, dia mendapati seekor buaya berukuran besar telah terlilit. “Ya memang tadi dapat pas lagi menjaring cari ikan,” ujar Arman. Jumat (24/7/2026).

Peristiwa tersebut langsung menggegerkan warga sekitar. Buaya muara berukuran besar itu ditemukan dalam kondisi terlilit jaring yang sebelumnya dipasang untuk menangkap ikan.

Nelayan bersama warga kemudian menarik buaya tersebut menuju daratan. Mereka lalu menghubungi perangkat desa dan Polsek Kampung Rakyat untuk meminta bantuan penanganan.

Proses evakuasi berlangsung menegangkan. Buaya tersebut sempat berontak dan nyaris menghantam warga yang berdiri di dekat lokasi. Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Warga kemudian menjaga jarak sambil menunggu petugas tiba dan mengamankan satwa liar tersebut.

Petugas Polsek Kampung Rakyat kemudian mengevakuasi buaya dari lokasi. Satwa tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumut untuk penanganan lebih lanjut.

 

Kemunculan buaya di Sungai Barumun sebelumnya juga pernah dilaporkan warga di sejumlah wilayah yang dilalui aliran sungai tersebut. Masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai telah diminta meningkatkan kewaspadaan.

Warga diimbau tidak mendekati atau berusaha menangkap buaya tanpa bantuan petugas. Setiap kemunculan satwa liar sebaiknya segera dilaporkan kepada aparat desa, kepolisian, atau petugas konservasi.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement