Total anggaran yang disiapkan untuk pembangunan empat sekolah tersebut mencapai sekitar Rp249 miliar.
"Empat sekolah ini yang akan kami mulai pembangunannya sekarang," ujar Pramono.
Ia menjelaskan, proses pembangunan tidak dapat langsung dimulai karena pemerintah harus lebih dahulu menyelesaikan administrasi penghapusan aset bangunan yang rusak agar tidak menimbulkan persoalan dalam pemeriksaan.
Menurutnya, selama Agustus akan dilakukan proses penghapusan aset dan penunjukan kontraktor. Pembangunan fisik ditargetkan mulai pada September 2026.
"Paling lambat September sudah harus dimulai. Agustus persiapan penghapusbukuan dan penunjukan pelaksana konstruksi, kemudian September mulai dibangun," jelasnya.
Pramono menargetkan seluruh proses pembangunan empat sekolah tersebut selesai dalam waktu sekitar 10 bulan sejak pekerjaan fisik dimulai.
Ia menambahkan, pendanaan proyek pembangunan sekolah akan bersumber dari APBD Perubahan DKI Jakarta serta dana kompensasi Koefisien Lantai Bangunan (KLB).
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.