Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kedubes AS Desak Warga Amerika untuk Bersiap Tinggalkan Timur Tengah

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 03 Agustus 2026 |02:30 WIB
Kedubes AS Desak Warga Amerika untuk Bersiap Tinggalkan Timur Tengah
Ilustrasi.
A
A
A

"Rezim Iran tidak dapat diprediksi, seperti yang terlihat dari keputusan-keputusan terbarunya untuk menyerang wilayah-wilayah di kawasan itu tanpa peringatan atau provokasi, serta memperluas serangan ke wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak menjadi sasaran (seperti Mesir)," demikian bunyi unggahan di situs web Kedutaan Besar AS di Yerusalem Barat.

Pada Rabu (29/7/2026), sebuah drone menyerang kapal gas milik AS yang berlabuh di pelabuhan Mesir, menyebabkan kebakaran. Mesir sedang menyelidiki tetapi belum menuduh kelompok mana pun yang melancarkan serangan tersebut.

Sementara itu, militer Iran menuduh Washington "meningkatkan ketegangan" di kawasan itu, dan memperingatkan: "Negara mana pun yang berfungsi sebagai perisai pertahanan bagi Amerika yang kriminal dan agresif akan dilalap api perang."

Minggu ini, Iran dan AS kembali terlibat baku tembak semalaman setelah jeda pertempuran selama beberapa hari, meskipun tidak ada serangan yang dilaporkan semalaman dari Jumat (31/7/2026) hingga Sabtu (1/8/2026).

Perang Timur Tengah pecah pada 28 Februari ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran, yang telah membalas dengan serangan rudal dan drone di seluruh wilayah tersebut.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement