“Koordinasi antara deputi modifikasi cuaca kita ini, Pak Deputinya hadir coba berdiri Pak, ini Pak Doktor Seto. Yang sudah langsung berkoordinasi dengan Dirjen Sumber Daya Air untuk mengisi 240 bendungan di Indonesia. Bukan semuanya, tapi yang mengalami kekeringan yang paling parah,” lanjut dia.
Selain menjaga ketersediaan air di bendungan, Faisal mengatakan bahwa operasi modifikasi cuaca juga dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurut Faisal, pendekatan penanganan karhutla kini lebih mengedepankan langkah preventif dibandingkan hanya melakukan pemadaman setelah kebakaran terjadi.
“Di sini perlu kami sampaikan bahwa sejak tahun 2015 kita menerapkan paradigma yang berbeda dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Kalau dulu kita hanya menunggu terbakar kemudian kita padamkan, tapi sekarang kita coba sebelum terbakar,"ujarnya.