Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jepang Peringati 81 Tahun Dijatuhkannya Bom Atom Hiroshima

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 06 Agustus 2026 |16:51 WIB
Jepang Peringati 81 Tahun Dijatuhkannya Bom Atom Hiroshima
Peringatan 81 Tahun Bom Atom di Hiroshima, Jepang, 6 Agustus 2026. (Foto: X)
A
A
A

Prinsip Non-Nuklir

Takaichi telah mengusulkan peninjauan kembali prinsip-prinsip tersebut dengan kemungkinan menghapus poin ketiga—yaitu larangan membawa senjata nuklir masuk ke dalam negeri. Takaichi menyatakan bahwa Jepang tetap mempertahankan tiga prinsip non-nuklir pascaperang, namun ia tidak secara tegas menyatakan komitmen untuk terus menjalankan kebijakan tersebut di masa depan.

Para penyintas mengungkapkan rasa frustrasi dan kekhawatiran atas meningkatnya dukungan masyarakat internasional—termasuk Jepang—terhadap kepemilikan senjata nuklir sebagai sarana pencegahan.

Jepang berada di bawah perlindungan payung nuklir AS dan berulang kali meminta penegasan dari Washington mengenai komitmen serta perlindungan yang lebih kuat. Oleh karena itu, pemerintah Jepang menolak permintaan para penyintas untuk menandatangani Traktat Pelarangan Senjata Nuklir atau menghadiri pertemuan traktat tersebut sebagai pengamat.

Pengeboman Hiroshima pada 6 Agustus 1945 menghancurkan kota tersebut dan menewaskan 140.000 orang. Bom kedua yang dijatuhkan tiga hari kemudian di Nagasaki menewaskan 70.000 orang. Jepang menyerah pada 15 Agustus 1945, yang menandai berakhirnya Perang Dunia II.

Jumlah penyintas telah berkurang menjadi 91.105 orang—sekitar seperempat dari jumlah awal—dengan usia rata-rata di atas 86 tahun. Para penyintas khawatir ingatan mereka akan memudar, mengingat mereka yang paling muda di antara kelompok penyintas tersebut masih terlalu kecil untuk dapat mengingat serangan itu dengan jelas.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement