JAKARTA - Selain menemukan ratusan senjata, pihak sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, juga menemukan narkotika dan puluhan keping CD porno di ruangan yang diduga digunakan mantan ketua yayasan.
"Temuan narkoba dua linting narkotika jenis ganja, satu bungkus plastik diduga berisi sabu, satu buah bong botol plastik, satu buah cangklong kaca, dua buah korek api gas, dua buah bong kaca dan satu boks CD video porno sekitar 30 CD," kata kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).
Barang-barang tersebut ditemukan pada Rabu (5/8/2026) malam. Sebelumnya, pihak sekolah juga menemukan 995 pucuk senjata, mulai dari airgun hingga senjata api, di ruangan mantan ketua yayasan saat proses bongkar muat barang pada 10-11 Juli 2026.
Seluruh barang bukti itu kini telah diserahkan kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.
Hermawanto mengatakan, mantan ketua yayasan tersebut telah diberhentikan dari jabatannya pada April 2026. Menurut dia, yang bersangkutan diduga membawa kunci salah satu ruangan di sekolah yang belakangan diketahui menyimpan ratusan senjata.
"Status hukum jadi proses pemberhentian terhadap Ketua Pengurus yang sudah kami pecat, proses penonaktifan terhadap anggota pembina, sekarang sedang proses gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Jadi sedang bergulir proses perkara perdatanya," ujarnya.
Ia menambahkan, masih terdapat satu ruangan menyerupai bunker yang hingga kini belum dapat dibuka karena seluruh aksesnya terkunci. Pihak sekolah pun meminta bantuan kepolisian untuk membuka ruangan tersebut.
"Masih ada satu ruangan seperti bunker yang itu semua terkunci rapat, kami tidak bisa masuk ke sana. Kami juga akan meminta kepada aparat untuk tolong bantu kami membuka ruangan ini karena kami khawatir ada risiko hukum. Jadi kami meminta aparat untuk membukanya. Kami ingin bunker ini juga dibuka kemudian," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.