Gus Salam kata dia, berhasil melakukan kaderisasi di Jawa Timur, 2018-2023 terbanyak se-Indonesia, mendorong terbentuknya lembaga keuangan syariah (KSPPS BMT NU) di cabang-cabang se-Jatim , revitalisasi rumah sakit dan klinik pratama lingkungan NU dan pesantren di Jawa Timur.
Dia juga memprediksi, Muktamar ke-35 nanti akan menjadi arena kompetisi sehat untuk mendapatkan kepercayaan muktamirin, antara dzurriyah muassis NU dari Tebuireng dan Denanyar Jombang. Sedangkan, dzurriyah muassis NU dari Tambakberas Jombang menjadi tuan rumah silaturahmi fungsionaris NU se-Indonesia dan PCI NU luar negeri.
“NU dikembalikan ke dzurriyah muassis-pendirinya. Itu kan slogan yang mashur di internal jam’iyyah, sekaligus perubahan yang diharap saat NU diterpa banyak konflik dan memasuki usia abad keduanya,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.