Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Seskab Teddy Dapat Penilaian Positif di Kabinet Prabowo, Ternyata Ini Faktornya!

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Minggu, 09 Agustus 2026 |14:11 WIB
Seskab Teddy Dapat Penilaian Positif di Kabinet Prabowo, Ternyata Ini Faktornya!
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya
A
A
A

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mendapat penilaian positif dari publik dalam survei Indonesia Political Opinion (IPO). Teddy menempati posisi kedua dalam persepsi kinerja terbaik di Kabinet Merah Putih dengan tingkat kepuasan 33,5 persen.

Teddy hanya berada di bawah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang memperoleh tingkat kepuasan 42,8 persen. Sementara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berada di posisi ketiga dengan 32,0 persen.

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan persepsi publik terhadap kinerja para menteri memiliki keterkaitan dengan tingkat popularitas masing-masing figur.

“Persepsi publik terhadap menteri yang dianggap bekerja dengan baik, ini linier dengan popularitas. Menteri Purbaya menempati posisi teratas, kemudian Seskab Teddy Indra Wijaya pada posisi kedua,” kata Dedi, dikutip Minggu (9/8/2026).

Sementara itu, Pengamat Forum Geopolitika Nusantara Irsyad Mohammad menilai hasil survei tersebut dapat menjadi gambaran mengenai persepsi masyarakat, sepanjang metodologi dan hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Menurut Irsyad, posisi Teddy dalam pemeringkatan tersebut tidak terlepas dari tingkat pengenalan publik terhadap sosok Seskab. Popularitas membuat kinerja seorang pejabat lebih mudah diketahui dan dinilai masyarakat.

“Purbaya jadi menteri paling terbaik kinerjanya karena dia tampil dan cukup vokal di publik, walhasil publik pun tahu kinerjanya. Bahkan Seskab Teddy yang masuk nominasi menteri dengan kinerja terbaik di urutan nomor dua karena popularitasnya nyata di masyarakat,” ujar Irsyad.

Data IPO mencatat 41,0 persen responden mengenal atau mengetahui nama Teddy Indra Wijaya. Angka tersebut menempatkan Teddy di posisi kedua dalam tingkat popularitas, hanya di bawah Purbaya yang mencapai 43,5 persen.

Popularitas Seskab Teddy juga lebih tinggi dibandingkan sejumlah tokoh kabinet lainnya. Bahlil Lahadalia tercatat memiliki tingkat popularitas 32,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 30,4 persen, dan Zulkifli Hasan 26,1 persen.

 

Irsyad menjelaskan, dalam politik terdapat tiga tahapan yang kerap disebut sebagai tiga unsur “tas”, yakni popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas. Popularitas menjadi tahap awal karena masyarakat harus terlebih dahulu mengenal seorang figur sebelum memberikan penilaian lebih jauh.

“Jadi kita harus ingat dalam politik ada tiga unsur ‘tas’, yakni popularitas dulu, baru akseptabilitas, dan ketiga elektabilitas,” katanya.

Menurut Irsyad, figur-figur kabinet yang memperoleh penilaian positif dalam survei tersebut setidaknya telah menunjukkan kombinasi antara popularitas dan kapabilitas. Dalam konteks Teddy, tingkat pengenalan publik yang cukup tinggi berjalan beriringan dengan penilaian positif terhadap kinerjanya sebagai Seskab.

“Dalam hal ini saya lihat menteri-menteri yang dianggap kinerjanya baik oleh publik saya kira sudah memenuhi unsur tersebut, terutama popularitas dan kapabilitas,” ujar Irsyad.

Selain Teddy, sejumlah menteri juga memperoleh penilaian positif dalam persepsi kinerja. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperoleh 30,9 persen, Zulkifli Hasan 26,5 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono 25,3 persen.

Survei IPO dilakukan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden. Sampel dipilih menggunakan teknik stratified multistage random sampling (SMRS), dengan margin of error 2,90 persen pada tingkat akurasi 95 persen.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement