Pantun kedua menyinggung kebijakan Presiden yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi rakyat dan membuat Indonesia semakin maju.
“Kuda Sumbawa, kuda terkuat. Dibuat lomba dapat piala. Kebijakan Presiden yang merakyat, menjadikan Indonesia semakin menyala,” sambungnya.
Kemudian, Muzani membacakan pantun terakhir yang secara khusus ditujukan kepada seluruh rakyat Indonesia. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan menghindari saling menghujat.
“Buah nangka, buah alpukat. Manis rasanya bikin terpikat. Ini pesan untuk seluruh rakyat, mari bersatu jangan saling menghujat,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.