Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gelar Halaqah, Forum Ulama Nahdliyin Refleksi Kepemimpinan PBNU

Arief Setyadi , Jurnalis-Rabu, 26 Agustus 2026 |19:20 WIB
Gelar Halaqah, Forum Ulama Nahdliyin Refleksi Kepemimpinan PBNU
Forum Ulama Nahdliyin (Foto: Ist)
A
A
A

Pengasuh Ponpes Wali Salatiga Anis Maftuhin turut menyampaikan kritik terhadap kepemimpinan PBNU saat ini. Ia bahkan meminta agar kepemimpinan yang ada tidak kembali dipilih.

"Pemimpin sekarang la qowiyyan walaa amiinan. Jangan dipilih kembali," kata Anis.

Menurut Anis, kondisi menjelang muktamar membuat banyak ulama merasa prihatin. Ia menilai terdapat sejumlah persoalan dalam proses penyelenggaraan muktamar yang perlu menjadi perhatian bersama.

"Pilihannya, kalau tidak berangkat muktamar, kasihan NU. Sekarang sudah ada culik-menculik, karantina peserta, dan lain-lain," ujarnya.

Ia menilai ada tiga L dari PBNU hari ini, yakni Luntur keulamaannya, Luntur tradisi tabayun, dan Luntur ri'ayatul ummah. PBNU hari ini lemah manajerialnya dan tidak membuat maslahat. 

"Warga nahdliyin, ibu-ibu muslimat itu tetap jalan tahlilan, istighotsah, dan kegiatan-kegiatan NU. Tapi muktamar hari ini begitu mencekam, tegang, ada pengondisian," tegasnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement