Kepemimpinan baru diharapkan mampu membangun konsolidasi internal secara lebih menyeluruh, memperkuat struktur partai di tingkat kecamatan hingga basis masyarakat, serta meningkatkan komunikasi antara pengurus, kader, organisasi sayap dan seluruh elemen pendukung Partai Golkar.
Selain konsolidasi internal, kepemimpinan lima tahun mendatang juga akan menghadapi tantangan politik yang semakin dinamis.
‘’Karena itu, soliditas organisasi, kaderisasi dan kemampuan Partai Golkar dalam merespons berbagai persoalan masyarakat menjadi bagian penting yang perlu mendapat perhatian,’’pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.