"Bahwa antara kematian dengan lokasi yang Ketua Umum dan masyarakat sekitarnya turun itu jauh berbeda, Pejompongan dan Slipi. Ketua Umum bersama masyarakat itu tidak bisa melakukan sampai ke Pejompongan karena areanya cuma sampai Peninsula dan Polres Jakarta Barat yang lama," kata Wilson.
"Mereka tidak bisa jebol sampai ke sana, oleh karenanya kematian itu dikait-kaitkan dengan GRIB itu sangat salah, tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya," sambungnya.
Dia juga merespon mengenai video viral ketika seseorang dianiaya oleh orang tidak dikenal. Dia menegaskan bahwa hal itu tidak dilakukan oleh anggota GRIB Jaya.
Wilson meminta publik untuk mengamati video itu secara ulang, karena seluruh anggota Grib yang turun ke jalan menandai dirinya dengan ikat kepala putih.
"Lalu ada juga yang katanya dipukul dan lainnya, itu juga berbeda. Karena kalau kita lihat, orang-orang kita yang boleh bilang Grib itu kan sudah ada tanda. Semua orang tahu ada video, ada ikat kepala putih kan? Nah, kan itu pasti tandanya kepala putih," tegasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.