"Kami ingin mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan uluran tangan setelah bencana gempa mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya," ujar Didit.
Menurutnya, semangat gotong royong menjadi semakin penting ketika kebutuhan masyarakat terdampak masih terus bermunculan. Terlebih, sejumlah wilayah di NTT memiliki kondisi geografis yang membuat distribusi bantuan tidak selalu mudah dilakukan.
“Di tengah proses pemulihan yang panjang dan gempa susulan, aksi kemanusiaan seperti yang dilakukan mahasiswa S2 STIK Lemdiklat Polri Angkatan 16 menjadi pengingat bahwa pemulihan sebuah bencana bukan hanya tentang membangun kembali rumah dan fasilitas umum, tetapi juga memastikan para penyintas merasa diperhatikan, didampingi, dan tidak sendirian,”pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.