Burhanuddin menegaskan bahwa integritas merupakan harga mati. Ia meminta seluruh jajaran dalam menjalankan tugas selalu menerapkan prinsip kejujuran, moralitas, keadilan, dan etika.
“Integritas yang maksimal dan moralitas yang optimal dapat menutup celah kemungkinan terjadinya perbuatan tercela dan akan menjatuhkan wibawa institusi,” ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh jajarannya bahwa pangkat yang berada di pundak bukan sekadar atribut, melainkan simbol kehormatan dan amanah.
“Saudara memiliki seragam dan pangkat di pundak bukan sekadar atribut, melainkan simbol kehormatan dan amanah. Jagalah wibawa itu dengan rendah hati. Dan ingat, jangan pernah meminta atau menerima sesuatu dengan mengatasnamakan institusi,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.