Dia juga memastikan Komisi IV DPR RI akan ikut mengawal kebijakan tersebut agar kerja sama internasional tidak berhenti pada aktivitas impor teknologi. Menurutnya, kerja sama ideal harus menghasilkan transfer teknologi, meningkatkan kapasitas industri nasional, menciptakan nilai tambah di dalam negeri, sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.
Rokhmin menambahkan, edukasi kepada nelayan, pembudidaya, pengolah, pedagang, dan masyarakat menjadi bagian penting agar teknologi yang tersedia benar-benar dimanfaatkan secara optimal.
Dia juga mendorong keterlibatan seluruh unsur pentahelix, yakni pemerintah, industri swasta, akademisi dan peneliti, komunitas nelayan serta pelaku usaha perikanan, dan media. Pemerintah, kata dia, tetap menjadi aktor paling penting karena memiliki anggaran, sumber daya, dan kewenangan untuk menyusun kebijakan.
‘’Penguatan rantai dingin, pemanfaatan energi terbarukan, peningkatan TKDN, dan kolaborasi antara pemerintah serta industri diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih dan ekosistem perikanan nasional yang lebih efisien, kompetitif, dan berkelanjutan,’’pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.