Partainya telah berjanji untuk meningkatkan negara kesejahteraan dan membantu rumah tangga yang kesulitan mengatasi kenaikan biaya hidup.
Kristersson Targetkan Masa Jabatan Kedua
Perdana Menteri Ulf Kristersson yang akan segera mengakhiri masa jabatannya berupaya untuk mendapatkan masa jabatan empat tahun kedua sebagai pemimpin negara Uni Eropa tersebut.
Ia telah memimpin Swedia sejak 2022 dengan koalisi tiga partai sayap kanan tengah. Koalisi ini bergantung pada dukungan eksternal dari Partai Demokrat Swedia, sebuah partai sayap kanan ekstrem anti-imigrasi yang telah bergerak menuju arus utama politik, untuk meraih mayoritas parlemen.
Jika blok sayap kanan terpilih kembali, Partai Demokrat Swedia dapat mengharapkan jabatan kabinet di pemerintahan berikutnya.
Kristersson berjanji akan fokus pada peningkatan kehidupan sehari-hari warga Swedia, menyusul tindakan keras pemerintahannya terhadap kejahatan terorganisir dan imigrasi.