JAKARTA - TNI menurunkan pasukan untuk mengejar pelaku Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang diduga melakukan penembakan terhadap warga sipil bernama Aris Sanda di jalur Wamena-Mbua, Papua Pegunungan.
Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto menegaskan, para pelaku harus mempertanggungjawabkan aksi kekerasan tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku.
"Kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan. Para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku," kata Riyanto, Rabu (16/9/2026).
Riyanto mengatakan, Aris Sanda merupakan warga sipil yang sehari-hari melayani transportasi masyarakat sekaligus membawa logistik dan kebutuhan sehari-hari ke wilayah pedalaman.