JAKARTA - Polda Banten memberikan penjelasan soal sempat terdeteksinya sinyal Handphone (HP) milik salah satu jurnalis yang hilang di sekitaran kawasan Selat Sunda.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles Hutapea mengungkapkan, memang sempat terlacak soal sinyal HP tersebut milik dari jurnalis Firdaus Wajidi, Anadolu Agency.
"Nomor HP terlacak di pulau tertentu. Bahwa nomor HP penumpang hasil pengecekan Polda Banten yang masih terdeteksi hari pertama hilang adalah milik Bang Daus jurnalis Anadolu," kata Ahiles, Kamis (17/9/2026).
Menurut Ahiles, ketika itu nomor Firdaus terdeteksi berada di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Pulau Sebesi.
"Artinya sebelum dinyatakan hilang kontak masih ditemukan transaksi elektronik HP tersebut hari Senin. Melalui telpon wa atau ama atau WA yang terecord di tower BTS di Pulau Sebesi," ujarnya.
Namun, kata Ahiles, sampa dengan hari ini, Handphone tersebut sudah dinyatakan mati sama sekali.
"HP tersebut sampai hari ini dinyatakan off tidak ada menyala. Artinya tower BTS mampu menangkap sinyal HP kami sampaikan di atas radiusnya kurang lebih 3 km," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.