Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapal Induk Garibaldi Masuki Perairan Indonesia, Segera Sandar di Jakarta Hari Ini

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 18 September 2026 |07:27 WIB
 Kapal Induk Garibaldi Masuki Perairan Indonesia, Segera Sandar di Jakarta Hari Ini
Penampakan Kapal Induk Garibaldi (foto: dok Dispenal TNI AL)
A
A
A

Dengan menggerakkan dua poros, kapal tersebut memiliki kecepatan maksimum 30 knot (56 km/h; 35 mph) dan bisa berlayar sejauh 7.000 mil laut (13.000 km; 8.100 mi) pada kecepatan sekitar 20 knot (37 km/h; 23 mph).

Kapal ini dilengkapi dengan empat sistem peluru kendali darat ke darat jarak pendek Otomat Mk2 yang dipasang di buritan kapal dan dua peluncur torpedo tiga tabung ILAS.

Pertahanan disediakan oleh dua peluncur SAM delapan sel yang menembakkan rudal SARH Aspide, dan tiga CIWS Oto Melara Kembar 40L70 DARDO.

Kapal itu juga memiliki beberapa penangkal, termasuk dua peluncur SCLAR dua puluh laras untuk sekam, umpan, suar, atau pengacau, sistem anti-torpedo SLQ-25 Nixie dan SLAT serta sistem ECM. Kapal ini mengalami modernisasi pada tahun 2003 dan restrukturisasi besar-besaran pada tahun 2013.

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi terlibat dalam berbagai operasi militer selama bertugas di Angkatan Laut Italia. Diantaranya saat militer Italia mengerahkan pesawat tempur Harrier AV-8B II+ yang diterbangkan dari Giuseppe Garibaldi dari tanggal 13 Mei hingga awal bulan Juni 1999 saat pecahnya Perang Kosovo di Balkan.

Pesawat-pesawat tersebut melakukan 30 serangan mendadak dalam 63 jam penerbangan. Pesawat-pesawat tersebut menggunakan bom Mk 82 GBU-16 dan rudal AGM-65 Maverick.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement