JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan mitra internasional untuk mendukung transformasi Jakarta menuju kota global yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania menyatakan, pembangunan kota tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah.
Menurutnya, kolaborasi antarpemangku kepentingan diperlukan untuk merumuskan kebijakan dan solusi yang mampu menjawab berbagai tantangan perkotaan secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Atika dalam agenda Sampoerna University dan PRID Bappeda DKI Jakarta bertajuk Dorong Kolaborasi Strategis Lintas Sektor Menuju Jakarta 500, Selasa 22 September 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Atika juga membuka secara resmi simposium internasional Advancing Urban Sustainability.