Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Panglima TNI: OPM Harus Ditumpas, Tak Boleh Ada Separatis di Indonesia

Yuwantoro Winduajie , Jurnalis-Minggu, 27 September 2026 |21:28 WIB
Panglima TNI: OPM Harus Ditumpas, Tak Boleh Ada Separatis di Indonesia
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (Foto: Yuwantoro W/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) merupakan kelompok separatis yang harus ditindak. Sebab, tidak boleh ada gerakan separatis di wilayah Indonesia.

"Ya OPM ini kan separatis, ya harus ditumpas. Tidak boleh ada separatis di negara kita," kata Agus usai menghadiri Festival Band Piala Panglima TNI 2026 di Lapangan Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026).

Kendati Agus menyebut penyelesaian persoalan Papua tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan militeristik semata. Menurut dia, diperlukan kolaborasi berbagai pihak untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Jadi ya memang saya bilang dari dulu ya kalau penyelesaian Papua itu harus kolaborasi, tidak hanya TNI. Kalau konotasinya hanya TNI nanti kekerasan," ujarnya.

Agus menjelaskan, TNI selama ini juga menjalankan operasi teritorial di Papua, antara lain melalui pembangunan fasilitas umum dan pelayanan kepada masyarakat.

"TNI di sana itu melaksanakan operasi teritorial secara masif pembuatan gereja, kemudian membuat bor-bor, ini Angkatan Darat ini membuat bor-bor air bersih. Membangun sekolah-sekolah yang rusak, kemudian layani kesehatan," katanya.

Selain itu, kata Agus, prajurit TNI juga terlibat dalam kegiatan pendidikan di daerah-daerah terpencil. "Bahkan prajurit saya mengajar di daerah-daerah terpencil. Jadi, kita ke sana membantu percepatan kesejahteraan pembangunan kepada masyarakat di pedalaman. Itu operasi militer kita," ucapnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement