JAKARTA – PDI Perjuangan akan memecat kadernya, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo (HWI), setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten. Hamenang disangkakan terlibat dalam sejumlah perkara dugaan korupsi, termasuk suap dan penerimaan lainnya.
"Kami lagi proses pemecatan. Hari Senin besok, kami pecat. Hari Senin kami akan keluarkan surat rekomendasi pemecatan dengan tidak hormat ke yang bersangkutan," kata Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun, Sabtu (17/10/2026).
Komarudin mengaku menyesalkan tindakan yang diduga dilakukan Hamenang. Sebab, PDIP telah berulang kali mengingatkan seluruh kader agar bekerja untuk rakyat dan tidak menyalahgunakan jabatan untuk memperkaya diri.
"Kami menyesalkan atas tindakan Bupati Klaten yang sebenarnya beberapa waktu lalu kami rutin mengingatkan para kader partai, baik di eksekutif maupun legislatif, bekerja untuk rakyat. Jangan sekali-kali menggunakan kesempatan untuk korupsi," kata dia.
Ia menjelaskan, pada 14 September 2026, pihaknya telah memanggil sejumlah kepala daerah ke DPP PDIP untuk kembali mengingatkan mereka agar tidak melakukan korupsi. Instruksi tersebut juga dipertegas melalui pesan yang kerap disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Ibu ketua umum juga selalu mengingatkan kader-kader, baik di eksekutif maupun legislatif untuk menjauhkan diri dari korupsi. Karena mereka bertugas di situ untuk melayani rakyat, bukan mengumpulkan kekayaan dari hasil korupsi. Berkeringat untuk mendirikan usaha boleh, tetapi jangan dari hasil korupsi," jelasnya.