Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Walhi: Penanganan Kebakaran Hutan Butuh Tanggung Jawab Lintas Sektor

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Minggu, 18 Oktober 2026 |11:29 WIB
Walhi: Penanganan Kebakaran Hutan Butuh Tanggung Jawab Lintas Sektor
Kebakaran Hutan dan Lahan/ist
A
A
A

JAKARTA – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia semakin meluas. Karhutla juga menyebabkan empat petugas meninggal saat memadamkan kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menyoroti pentingnya tanggung jawab lintas sektor dalam penanganan karhutla, mulai dari pencegahan, pengawasan lahan, hingga penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

Pengkampanye Hutan dan Kebun Walhi, Umi Ma'rufah, mengatakan, penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi.

“Pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan perusahaan pemegang konsesi perlu menjalankan kewajiban masing-masing untuk mencegah kebakaran dan menindak pelanggaran,” kata Umi, Minggu (18/10/2026).

Presiden Prabowo Subianto kata dia perlu memastikan kementerian dan lembaga bekerja secara terpadu, menindaklanjuti laporan secara serius, serta menetapkan target pencegahan yang terukur.

Menurut Umi, pengawasan terhadap lahan yang rawan terbakar perlu diperkuat, terutama pada area perkebunan dan konsesi perusahaan.

Pemerintah perlu memastikan pemegang izin menjalankan kewajiban pencegahan kebakaran, termasuk menyiapkan sarana dan prasarana pemadaman.

"Pengawasan seharusnya dilakukan secara berkala, terutama terhadap konsesi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi atau riwayat kebakaran,"pungkasnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement