Kementerian Kesehatan yang dikelola kelompok Houthi menyatakan bahwa sebuah serangan udara terhadap sebuah rumah di provinsi Saada, Yaman utara, pada hari Minggu menewaskan setidaknya sembilan orang—termasuk lima anak-anak dan dua wanita—serta melukai 19 orang lainnya. Mereka menyalahkan Arab Saudi, yang hingga saat ini belum memberikan komentar. Di sisi lain perbatasan, otoritas Arab Saudi melaporkan bahwa proyektil yang diluncurkan kelompok Houthi melukai enam orang di sebuah kawasan permukiman di provinsi Najran.
Kepala negosiator kelompok Houthi, Mohamed Abdulsalam, menyalahkan Riyadh atas eskalasi konflik ini dan menuduh mereka menghambat upaya mediasi. Ia menyebutkan bahwa Oman telah mengusulkan gencatan senjata selama lima hari untuk memfasilitasi perundingan, dan pihak pemberontak bersedia menghentikan serangan jika Arab Saudi memenuhi tuntutan kemanusiaan tertentu yang tidak dirinci lebih lanjut.
Sebaliknya, seorang diplomat Arab Saudi memberikan keterangan berbeda pekan lalu; ia menyatakan bahwa pihak kerajaan telah mengusulkan perundingan di Oman pada bulan Juli untuk menyelesaikan perbedaan di antara kedua belah pihak, namun kelompok Houthi menolak untuk berpartisipasi.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.