JAKARTA — Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi tenggelam setelah terbakar di perairan Merak, Banten. Peristiwa itu harus menjadi bahan evaluasi untuk membenahi sistem keselamatan pelayaran.
Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh dengan memperketat pengawasan operasional kapal, menindak tegas setiap pelanggaran, dan mempercepat peremajaan armada penyeberangan.
“Jangan tunggu kapal terbakar, tenggelam, atau jatuh korban baru pemerintah bergerak. Keselamatan pelayaran harus dijaga sebelum kecelakaan terjadi, bukan baru menjadi perhatian setelah semuanya terlambat,” ujar Sudjatmiko dalam keterangannya, Kamis (22/10/2026).
Selain itu, perlu ada pembenahan tata kelola keselamatan transportasi laut yang mencakup kondisi teknis kapal, perawatan mesin dan instalasi listrik. Bahkan, menyangkut ketersediaan peralatan keselamatan, hingga kesiapan awak dalam menghadapi situasi darurat juga perlu menjadi bahan evaluasi.
“Pengawasan jangan hanya kuat di atas kertas. Sertifikat dan dokumen kapal memang penting, tetapi yang jauh lebih penting adalah kondisi kapal yang sebenarnya. Apakah mesinnya terawat, instalasi listriknya aman, alat pemadamnya berfungsi, dan seluruh prosedur keselamatan dijalankan dengan benar? Semua itu harus diperiksa secara serius,” katanya.
Kepemilikan dokumen dan sertifikat yang lengkap, menurutnya, belum cukup untuk menjamin keselamatan pelayaran. Pemeriksaan langsung terhadap kondisi kapal perlu dilakukan secara serius agar otoritas dapat memastikan armada yang beroperasi benar-benar memenuhi persyaratan kelaiklautan.
Pengawasan tersebut dinilai semakin penting pada jalur penyeberangan strategis seperti Merak–Bakauheni, yang melayani mobilitas penumpang sekaligus distribusi logistik dalam jumlah besar. Sudjatmiko meminta pengawasan tidak sebatas pemeriksaan administratif dan inspeksi berkala, tetapi juga memastikan penerapan prosedur keselamatan di lapangan.
Selain pembenahan sistem pengawasan, Sudjatmiko menekankan pentingnya pertanggungjawaban hukum apabila investigasi menemukan pelanggaran atau kelalaian. Ia mengingatkan aturan keselamatan tidak akan efektif melindungi masyarakat apabila pelanggaran tidak ditindak secara tegas.
“Kalau ditemukan pelanggaran atau kelalaian, harus ada tindakan tegas sesuai hukum. Jangan sampai masyarakat menjadi korban, tetapi tidak ada pihak yang bertanggung jawab. Penyelidikan harus dilakukan secara transparan agar publik mengetahui apa penyebab kejadian ini dan langkah apa yang diambil untuk mencegahnya terulang,” tuturnya.
Ia meminta penyelidikan terhadap insiden KMP Batumandi dilakukan secara menyeluruh. Selain menelusuri penyebab teknis kebakaran, pemeriksaan perlu mencakup catatan pemeliharaan kapal, kelayakan peralatan keselamatan, pelaksanaan prosedur operasional, serta kepatuhan pihak-pihak terkait terhadap ketentuan pengawasan.
Meski mendesak evaluasi menyeluruh, Sudjatmiko mengingatkan agar penentuan penyebab kebakaran dan tenggelamnya kapal tetap mengacu pada hasil investigasi resmi serta pemeriksaan teknis. Dugaan kelalaian maupun pelanggaran, menurutnya, tidak boleh disimpulkan sebelum tersedia bukti yang memadai.
Persoalan keselamatan pelayaran, lanjut Sudjatmiko, juga berkaitan dengan kondisi dan usia armada yang beroperasi. Karena itu, ia mendorong pemerintah melakukan audit terhadap kapal-kapal penyeberangan, terutama armada berusia tua yang memerlukan perhatian lebih dalam pemeriksaan teknis dan pemeliharaan.
“Armada kapal harus dievaluasi secara berkala. Kita tidak boleh menutup mata terhadap kondisi kapal yang sudah berusia tua. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kapal tidak lagi memenuhi standar keselamatan, jangan dipaksakan untuk beroperasi. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Ia menegaskan, usia kapal tidak dapat dijadikan satu-satunya ukuran untuk menentukan tingkat keselamatan. Namun, faktor tersebut tetap perlu dipertimbangkan bersama kondisi teknis dan hasil pemeriksaan kelaiklautan dalam menentukan kebutuhan peremajaan armada.
Pemerintah dan operator kapal perlu menyusun rencana pembaruan armada secara terukur. Langkah tersebut, menurutnya, perlu disertai pemetaan kondisi kapal, penetapan prioritas penggantian armada, serta penguatan anggaran untuk pemeliharaan.
“Peremajaan armada tidak boleh terus ditunda. Pemerintah dan operator harus duduk bersama menyusun langkah konkret, mulai dari audit kondisi kapal, penentuan prioritas peremajaan, sampai penguatan anggaran pemeliharaan. Jangan sampai efisiensi biaya justru mengorbankan keselamatan masyarakat,” katanya.
Lebih jauh, Sudjatmiko meminta evaluasi keselamatan tidak hanya berfokus pada kapal, tetapi juga mencakup kesiapan sistem penanganan keadaan darurat di jalur Merak–Bakauheni. Koordinasi antara regulator, otoritas pelabuhan, operator kapal, dan petugas penyelamat dinilai perlu diperkuat agar penanganan insiden dapat berlangsung secara efektif.
“Transportasi laut merupakan urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Karena itu, standar keselamatannya tidak boleh ditawar. Pemerintah harus hadir melalui pengawasan yang kuat, penegakan hukum yang konsisten, dan kebijakan peremajaan armada yang terukur,” tuturnya.
Keberhasilan penyelenggaraan keselamatan transportasi laut tidak cukup diukur dari kemampuan pemerintah menangani kecelakaan setelah terjadi. Upaya pencegahan dan perbaikan sistem secara berkelanjutan juga harus menjadi tolok ukur utama.
“Jangan sampai setiap kecelakaan hanya menghasilkan pernyataan prihatin, lalu persoalan yang sama kembali terulang. Kita membutuhkan tindakan nyata, pengawasan yang bisa dipertanggungjawabkan, dan penegakan hukum yang tidak tebang pilih. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas, bukan sekadar slogan,” katanya.
Diketahui, KMP Batumandi terbakar di perairan Merak, Banten, pada Selasa 20 Oktober 2026. Sehari kemudian, Rabu 21 Oktober 2026, kapal dilaporkan terbalik sebelum akhirnya tenggelam. Insiden tersebut memicu penanganan darurat serta evakuasi penumpang dan awak kapal. Sementara penyebabnya masih dalam penyelidikan.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.