Edi juga mengatakan bahwa setiap tim harus memiliki pembagian wilayah kerja yang jelas untuk menghindari tumpang tindih pelaksanaan survei.
Setiap tim juga perlu menetapkan titik peninjauan, menyusun rencana kerja, serta menentukan jadwal keberangkatan berdasarkan lokasi awal mobilisasi.
Melalui survei yang terarah dan koordinasi lintas sektor, BNPPDT berupaya memastikan rencana pembangunan jalan akses perbatasan Kalimantan Utara didasarkan pada kebutuhan nyata di lapangan.
Pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, memperluas akses terhadap pelayanan dasar, serta mendukung kegiatan ekonomi di kawasan perbatasan.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.