JAKARTA – Pemerintah mematangkan persiapan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di dua negara Malaysia dan Papua Nugini. Yaitu di Temajuk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, PLBN Sei Manggaris di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dan PLBN Waris di Kabupaten Keerom, Papua.
Asisten Deputi Pengelolaan Lintas Batas Negara BNPPDT, Siti Metrianda Akuan menjelaskan, saat ini pemerintah mengevaluasi pemenuhan persyaratan pembangunan, mengklarifikasi data dan dokumen pendukung, serta mengidentifikasi kendala di setiap lokasi.
‘’Dalam pembahasan PLBN Temajuk, kawasan yang berada di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, saat ini masih berstatus Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk,’’ ujarnya saat forum pembahasan rencana aksi bersama di Kantor Sekretariat Tetap BNPPDT, Jakarta, dikutip, Kamis (5/11/2026).
‘’Lokasi tersebut berbatasan langsung dengan Telok Melano, Sarawak, Malaysia, dan direncanakan untuk dikembangkan menjadi PLBN.’’lanjutnya.
Dari sisi infrastruktur, PLB Temajuk telah memiliki akses jalan agregat dalam kondisi baik, jaringan listrik PLN melalui kabel udara, serta air bersih yang bersumber dari air tanah menggunakan pompa.
‘’Pengembangan fasilitas juga direncanakan melalui pembangunan wisma petugas dan penyediaan koridor pemeriksaan yang dilengkapi alat pemindai X-Ray,’’ujarnya.
Sementara untuk menunjang konektivitas, layanan komunikasi operasional saat ini menggunakan jaringan 4G Starlink. Di sisi lain, Perum DAMRI juga tengah merancang layanan transportasi perbatasan rute Sambas–Aruk–Temajuk pulang-pergi.
Sementara itu, pemerintah Sarawak sedang membangun Border Post Telok Melano berstatus Pos Kawalan Sempadan (PKS).
‘’Berbeda dengan Temajuk, rencana pembangunan PLBN Sei Manggaris masih menghadapi persoalan kepastian lokasi dan status lahan. Berdasarkan Border Crossing Agreement (BCA) 2023, Sei Manggaris–Tawau telah tercantum sebagai titik keluar-masuk dengan cakupan Serudong dan Tawau Town,’’ujarnya.
‘’Kepastian titik tersebut perlu dibahas lebih lanjut melalui forum Joint Technical Committee (JTC) Indonesia–Malaysia,’’ sambungnya.