“Dengan memadukan prinsip Salam dalam Islam, Vasudhaiva Kutumbakam dala Hindu, Ahimsa dalam Buddha, prinsip keharmonisan Konfusianisme, hingga kasih sayang dalam ajaran Kristen, para pemimpin agama didorong untuk terus mendesak dialog, diplomasi, dan negosiasi demi mengakhiri perang,” pungkasnya.
Pertemuan internasional di Assisi ini ditutup dengan seruan para tokoh lintas agama untuk terus membangun jembatan dialog dan menolak segala bentuk kekerasan demi masa depan kemanusiaan yang beradab
Selain Kiai Marsudi Syuhud, forum strategis ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pemimpin keagamaan internasional terkemuka, di antaranya, Komunitas Sant'Egidio Belgia, Hilde Kieboom. Presiden Dewan Regional Umbria Italia, Stefania Proietti.
Selanjutnya, Orientalis dan Ilmuwam Politik Prancis, Olivier Roy. Attivista Inisiatif Strategis untuk perempuan Tanduk Afrika, Hala Al-Karib. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, Presiden Konferensi Episkopal Italia, Matteo Zuppi. Rabi Agung Perancis, Haim Korsia. Imam Besar Budddhisme Jepang, Gijun Sugitani.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.