KEDIRI Â - Seorang pemilik usaha penjualan telepon seluler di Jalan Patiunus Kediri menjadi korban penculikan. Sikap bungkam yang ditunjukkan beberapa anggota keluarga korban saat diperiksa membuat polisi kesulitan melacak keberadaan korban.
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa ini terjadi Kamis (28/12), pukul 18.00 WIB. Saat itu Arzhanta (32) dan istrinya Christin (30) pemilik toko seluler Escape Shop di Jalan Patiunus No 45 Kediri sedang menunggu pembeli di rumahnya. Tiba-tiba datang empat pria mengendarai mobil Isuzu Panther ke toko miliknya dan menanyakan keberadaan wanita bernama Maya.
Karena kedua suami istri itu tidak bersedia memberitahu mereka, keempat laki-laki tersebut memaksa Arzhanta ke dalam mobil dan membawanya pergi. Christin yang ketakutan dengan keselamatan suaminya melaporkan hal itu ke Mapolresta Kediri. Hingga kini keberadaan korban belum diketahui.
Kasat Reskrim Polresta Kediri, AKP Purdiyanto belum bersedia memberikan keterangan terkait kasus penculikan tersebut. Bahkan ia enggan memberitahu identitas Maya yang menjadi sasaran keempat pria misterius tersebut.
"Maaf, kami masih menyelidikinya. Tunggu saja ya," ujarnya di sela-sela melakukan pemeriksaan terhadap Christin di Mapolresta Kediri, Jumat (28/12/2007) .
Pemeriksaan itupun berlangsung tertutup. Bahkan Kasat Reskrim turun tangan sendiri melakukan penyidikan terhadap Christin. Beberapa petugas intel juga terlihat melakukan rapat koordinasi di ruang Kasat Reskrim.
Sikap yang sama juga ditunjukkan keluarga korban saat ditemui di rumahnya. Mereka langsung menutup pintu rumah begitu mengetahui kedatangan petugas. Bahkan toko seluler yang biasanya buka hingga malam langsung ditutup rapat. "Tanya polisi saja yang menanganinya," ujar salah seorang perempuan tua kepada wartawan sambil menutup rapat rumahnya.
Tak pelak sikap kurang kooperatif tersebut sempat membuat petugas kesal. Sebab hal itu justru membuat proses penyelidikan terhambat. Beberapa tetangga juga mengaku tidak tahu dengan peristiwa penculikan tersebut karena selama ini keluarga korban sangat tertutup dan tidak pernah bersosialisasi.
"Jangankan sampeyan (anda), saya sendiri juga ditolak ketika masuk ke rumahnya," keluh salah seorang anggota Satreskrim yang melakukan penyelidikan di lapangan.
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
(Fitra Iskandar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.