BANDUNG - Unit Tim Cepat Tindak (TCT) Ditreskrim Polda Jabar telah diturunkan guna mengejar pelaku perampokan ATM BCA senilai Rp1,1 miliar di Subang, pada Selasa dini hari kemarin.
Kapolda Jabar Irjen Pol Susno Duadji menegaskan, Polda Jabar memberi perhatian khusus terhadap kasus ini. Tim dengan personil yang telah mengenal lapangan sudah diturunkan untuk menangkap para pelaku.
"Tidak hanya tim tersebut, saya juga telah perintahkan semua jajaran Polda Jabar untuk ikut melakukan pengejaran. Pelaku harus diburu sampai dapat," tegas Susno lagi kepada wartawan di Mapolda Jabar, kemarin.
Namun Kapolda meminta, agar kasus ini tidak terlalu dibesar-besarkan karena anggota yang bertugas masih melakukan penyelidikan di lapangan.
"Kami khawatir, para pelakunya kabur. Kami berharap, mudah-mudahan para pelakunya tertangkap," ucapnya.
Dia menyatakan, sesuai kebiasaan, petugas di lapangan akan melakukan koordinasi dengan kepolisian di berbagai daerah di Jabar. Tidak menutupi, koordinasi akan dilakukan dengan pihak polda lainnya.
Kapolda juga membantah, terjadinya korban tewas yang disebutkan sebagai anggota Brimod Polda Jabar dalam aksi perampokan itu.
"Tidak ada korban tewas, apalagi yang disebut-sebut sebagai anggota Brimob Polda Jabar. Anggota kami sehar semua. Kalau petugas keamaan ATM BCA memang kami dapat laporan menjadi korban dair perampok," paparnya.
(Syukri Rahmatullah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.