JAKARTA - Jelang kedatangan Obor Olimpiade pada tanggal 22 April di Jakarta, Polri sudah mengantisipasi pengawalan untuk mengamankan obor dari demonstrasi anti pemerintah China.
"Kita himbau supaya tidak ada unjuk rasa. Makanya, kita siapkan 1.557 personil," kata Wakadiv HumasBrigjen Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (9/4/2008).
Pengamanan obor Olimpiade merupakan tanggung jawab Polri selama diarak di Jakarta. Pengamanan menggunakan sistem terbuka dan tertutup, disesuaikan dengan rute yang telah disiapkan. Sementara Anton tidak dapat menjelaskan secara rinci berapa titik dan personil di tiap titik yang akan disiagakan .
Obor Olimpiade akan dikawal Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Winarko, dan dengan pengamanan dari personil gabungan dari Polda, Polres dan Brimob, Anton berharap tidak ada gangguan berupa unjuk rasa, seperti di negara-negara yang disinggahi obor Olimpiade.
Dan hingga kini Polri belum mendapatkan informasi yang akan menghalangi perjalanan olimpiade ini.
Anton menjelaskan obor Olimpiade akan singgah ke Jakarta melalui bandara Halim. Dari Halim obor akan diarak dengan rute Shang-rila, Dukuh Atas, Sudirman, Semanggi, Gerbang Pemuda, Kolam Renang Senayan, dan terakhir Gelora Bung Karno.
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.