JAKARTA - Penduduk Desa Saniang Bakar, Kecamatan Singkarak, Solok, Sumatra Barat membangun strategi pertahanan serangan di perbatasan wilayah dengan Desa Muaro Pingai.
Menurut pemantauan okezone, Kamis (1/5/2008), ada satu armada mobil bak terbuka di sana. Pada bak mobil itu terdapat alat-alat seperti botol bir yang berjumlah puluhan, kulit kelapa kering, minyak tanah, dan bensin.
Rencananya, alat-alat itu akan dirakit untuk bahan peledak jenis bom molotov oleh pihak pemuda desa. Barang-barang itu merupakan sumbangan dari penduduk Desa Saniang Bakar.
Diberitakan sebelumnya, penduduk Desa Saniang Bakar membakar delapan rumah warga Muaro Pingai sekira pukul 12.30 WIB tadi. Kejadian ini merupakan rangkaian kasus sengketa tapal batas antarkedua desa itu.
Sementara itu, sebagian penduduk Desa Saniang Bakar mondar-mandir di jalan-jalan. Ditangannya terdapat senjata tajam, seperti samurai. Sementara kaum ibu rumah tangga juga tampak berjaga-jaga di rumah masing-masing.
Umumnya, penduduk desa ini mengenakan tanda warga merah yang dipasang di pakaiannya.
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.