Didatangi Brimob, Warga Garut Kembali Tegang

GARUT - Keadaan Desa Karangsari, Kecamatan Pakenjeng, Garut, kembali tegang saat satuan Brimob Polda Jabar kembali mendatangi lingkungan tersebut pada pukul 21.00 WIB, Rabu 19 Juni malam. Pasalnya, kedatangan Brimob berkaitan dengan keributan warga dengan pihak perkebunan PT Condong beberapa saat lalu.

Menurut Kepala Desa Karangsari Deni Arisandi, kedatangan satuan Brimob tersebut tanpa ada pemberitahuan pada aparat pemerintahan desa sebelumnya. Ketidakjelasan kedatangan brimob itu, membuat suasana di desanya kembali mencekam. Bahkan emosi warga yang telah reda pascabentrokan dengan pihak perkebunan PT Condong beberapa waktu alu, kembali memanas.

"Warga menganggap pihak kepolisian membackup perkebunan untuk menyerang dan menangkap warga. Karena keberadaan polisi berada di wilayah Apdeling perkebunan Condong," kata Deni, Kamis (19/6/2008).

Sementara itu Kabag Bina Mitra Polres Garut Kompol Tatang Hidayat menjelaskan, keberadaan satu kompi Brimob Polda Jabar di wilayah Pakenjeng hanya bertugas untuk meredakan konflik yang terjadi antara warga dengan pihak perkebunan.

"Itu hanya tindakan preventif saja. Agar situasi kondusif. Tidak lebih kok. Tapi untuk jelasanya silakan tanya pada Kabagops Polwil Priangan," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, perseteruan antar warga Desa Karangsari dengan pihak perkebunan PT Condong yang diakhiri dengan aksi pengrusakan sebanyaka 160 pohon kelapa sawit. Bentrokan tersebut dipicu oleh keinginan warga untuk menggarap lahan yang kini dikuasai pihak perkebunan. (hri)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Apple "CarPlay" Digunakan di Mobil Mercy & Honda Mulai 2015