Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sisa Berkas Pemilu di Bangkalan Dibakar Massa

Subairi (Koran Sindo) , Jurnalis-Kamis, 16 April 2009 |22:43 WIB
Sisa Berkas Pemilu di Bangkalan Dibakar Massa
A
A
A

BANGKALAN - Ratusan massa tak dikenal melakukan tindakan anarkis di kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Kamis (16/4/2009) malam.

Mereka membakar ratusan formulir dan data-data sisa Pemilu Legislatif (Pileg) lalu. Diduga kuat yang dirusak adalah surat suara dan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Massa yang tidak puas dengan hasil pileg tersebut, dikabarkan juga merusak beberapa sarana yang ada di PPK. Salah satu yang dirusak yakni separangkat komputer dan fasilitas berupa meja diporak-porandakan.

Bahkan, pecahan kaca meja terlihat berserakan akibat dibanting oleh massa yang emosi. Beruntung, kotak suara dan beberapa berkas hasil rekapitulasi sudah dikirim ke KPU setempat, sehingga tidak menjadi sasaran massa yang marah. Sebaliknya, massa hanya membakar sisa-sisa data yang ada.

Kejadian tersebut berlangsung sekira pukul 21.00 WIB. Secara tiba-tiba, massa yang datang dengan mengendarai puluhan mobil pribadi, sebagian juga ada yang mengendarai sepeda motor, langsung menyerbu kantor PPK.

Dalam waktu singkat dan sporadis, massa yang diduga pendukung salah satu caleg yang kalah tersebut, masuk ke kantor PPK dan kantor kecamatan di Jalan Raya Tanah Merah. Sebelum berhasil masuk kantor PPK, massa terlebih dahulu merusak kunci pagar.

Baru setelah berhasil membuka pintu, massa langsung merusak meja dan kursi yang ada di kantor tersebut, hingga menyebabkan kacanya pecah. Massa yang semakin brutal itu, lantas menemukan tumpukan data dan formulir, yang kemudian langsung dibawa keluar dan dibakar beramai-ramai.

"Kejadiannya cukup singkat dan sporadis, bahkan aparat keamanaan saja sampai kecolongan dan tidak ada di lokasi kejadian," ujar Ls (45), warga Desa Tanah Merah, Bangkalan.

Kejadian tersebut juga dibenarkan oleh H Musawir, caleg PKNU daerah pemilihan (dapil) III, kecamatan Tanah Merah-Galis, Bangkalan.

Dia menyatakan kejadiannya cukup singkat dan diluar dugaan, bahkan sempat membuat warga sekitar kaget karena melihat adanya aksi yang disertai bakar-bakar dokumen.

Musawir menduga yang dibakar adalah kantor PPK, tapi setelah datang ke lokasi kejadian, ternyata yang dirusak hanya beberapa sarana seperti meja dan kursi dan sebagian komputer.

"Kejadiannya sangat singkat, setelah membakar berkas-berkas, massa langsung meninggalkan kantor PPK," ujarnya.

Ditanya massa dari mana? Musawwir menjelaskan tidak tahu pasti, karena jumlahnya mencapai ratusan orang. Cuma, dia menduga massa tersebut berasal dari salah satu caleg yang merasa tidak puas dengan hasil Pemilu lalu, termasuk perolehan suara yang didapat di dapil III.

"Kalau saya lihat sepintas, memang dari mereka yang tidak puas. Tapi itu hanya dugaan saja," tegasnya.

Sementara itu, hal yang sama juga terjadi di kantor PPK Galis, yang terletak di Jalan Raya Galis. Ratusan massa dari gabungan beberapa parpol dan caleg, mengepung kantor PPK setempat, Kamis malam.

Mereka menuntut agar digelar pemilu ulang, karena dinilai terjadi banyak pelanggaran, termasuk jual beli suara. Beruntung, aksi tersebut tercium oleh aparat kepolisian, sehingga bisa segera diamankan, meski hingga berita ini diturunkan, massa masih mengepung kantor PPK.

Puluhan personil dari Polsek Galis dan Polres, terlihat masih berjaga-jaga di lokasi, lengkap dengan senjata laras panjang.

Demikian halnya dengan Kapolres Bangkalan AKBP M Aris Purnomo, terlihat terjun langsung di lokasi kejadian guna mengamankan PPK Galis.

Ditanya soal dua kejadian tersebut, yakni di PPK Tanah Merah dan Galis, Kapolres sebatas membenarkan saja. Sayangnya, dia enggan berkomentar lebih jauh. "Nanti saja, saya belum bisa komentar," ujarnya.

(Dadan Muhammad Ramdan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement