SAWAHLUNTO - Korban tewas ledakan tambang batu bara di Sawahlunto, Sumatera Barat, ternyata hanya 31 orang, sebelumnya ditulis 32 orang. Kini, petugas sudah mengidentifikasi sedikitnya 31 korban.
Data simpang siur itu akibat ada satu orang yang ditulis dua nama yakni Anton Alung dan Anton. Berikut identitas 31 korban tewas ledakan berdasarkan data tim SAR di lokasi kejadian:
1. Sipen (39), warga asal Bukit Bual
2. Anton Alung, (20) asal Bukit Bual
3. Nanduik (35), asal Tanjung Ampalu
4. Hengki (23), asal Tanjung Ampalu
5. Beni (20), asal Talawi
6. Salman (40), asal Tanjung Ampalu
7. Cai (40), asal Tanjung Ampalu
8. Baba (19), asal Bukit Bual
9. Cau (20), asal Tanjung Ampalu
10. Bute (40), asal Bukit Bual
11. In (35), asal Bukit Bual
12. Mawar (35), asal Bukit Bual
13. Karim (45), asal Bukit Bual
14. Ucuang (35), asal Tanjung Ampalu
15. Haris (34), asal Tanjung Ampalu
16. Samsul (40), asal Bukit Bual
17. Ali Ancak (42), asal Bukit Bual
18. Andre (19), asal Bukit Bual
19. Adel (22), asal Bukit Bual
20. Roy (20), asal Bukit Bual
21. Puput (22), asal Bukit Bual
22. Nami (40), asal Tanjung Ampalu
23. Firman (40), asal Tanjung Ampalu
24. Buyung Kalam (37) asal Tanjung Ampalu
25. Isap (40), asal Tanjung Ampalu
26. Edi S (45), asal Bukit Bual
27. Napi (30), asal Bukit Bual
28. Har BB (30), asal Bukit Bual
29. Siwit (35), asal Tanjung Ampalu
30. Jon (30), asal Tanjung Ampalu
31. Canduang (36), asal Tanjung Ampalu
Rencananya, para korban tewas tersebut akan mendapatkan uang duka cita sebesar Rp5 juta dari Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi.(teb)
(Ahmad Dani)