MEDAN - Banyaknya korban yang tewas dalam peristiwa kebakaran pusat hiburan malam M City di kawasan Bundaran Majestyk, Jalan Gatot Subroto Medan, semalam diduga karena tidak adanya tangga darurat pada bangunan itu.
Menurut informasi yang beredar di lapangan, jalan keluar dari sumber kebakaran di lantai tiga gedung itu hanya melalui satu lift. Selain itu, sama sekali tidak ada tangga darurat menuju lantai dua. Sedangkan, daya tampung lift itu sendiri juga terbatas. Padahal saat kejadian, ratusan pengunjung sedang memadati pusat hiburan malam itu.
Awalnya sebelum muncul kobaran api, tiba-tiba listrik di gedung tersebut padam total. Kemudian terdengar ledakan kecil di salah satu ruangan karaoke televisi (KTV). Akibatnya, suasana menjadi kacau balau. Para pengunjung pun berhamburan dan berdesakan untuk menyelamatkan diri.
Sedangkan asap dan api semakin mengepul. Korban pun mulai berjatuhan akibat kekurangan oksigen dan menghirup asap karbon dari kebakaran. Makanya sebagian besar korban ditemukan di lantai tiga gedung dan terjebak di dalam lift.
Tak adanya tangga darurat ini tentu saja telah melanggar aturan. Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. Penjabat Wali Kota Medan Rahudman Harahap sendiri tidak memberikan tanggapan apapun saat dijumpai di RSU Pirngadi Medan, Sabtu (5/12/2009) dini hari.
Sementara itu, pada saat kejadian ratusan warga Medan dan sekitarnya tampak memadati lokasi kejadian hingga tengah malam. Sebagian besar mereka mengetahui adanya kebakaran dari pemberitaan di televisi.
(lsi)