JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan berada digaris terdepan jika situasi keamanan nasional dalam status darurat, saat kepolisian tidak mampu mengatasinya.
Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso dalam jumpa pers di Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Selasa (26/1/2010), menanggapi rencana aksi besar-besaran pada 28 Januari 2010 dalam menyambut 100 hari kinerja pemerintahan SBY-Boediono.
Menurut dia, sampai saat ini situasi tertib sipil masih menjadi tanggung jawab kepolisian, namun apabila diperlukan, TNI siap membantu.
Panglima TNI juga menyatakan apabila aksi unjuk rasa nantinya berbuntut kerusuhan dan mengancam keamanan nasional, maka TNI siap turun tangan untuk menjaga situasi agar kembali aman.
Djoko juga menanggapi dingin rencana para purnawirawan yang ikut bahkan mengerakan aksi 28 Januari itu. Kata dia, secara organisatoris purnawirawan tidak ada hubungan dengan TNI, karena sejak pensiun sudah kembali menjadi warga sipil.
(Dadan Muhammad Ramdan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.