JAKARTA - Kepolisian Daerah Polda Metro Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) terus melakukan koordinasi dengan Badan Reserse Kriminal Mabes Polri untuk menyusuri tempat persembunyian sindikat pembobol ATM nasabah.
"Karena lokasinya di beberapa tempat, jadi anggota kita menyebar," kata Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Kombes Agus Sutisna kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Rabu (10/2/2010).
Sementara, soal dugaan keterlibatan sindikat asing dalam kasus yang merugikan nasabah hingga miliaran rupiah, Agus belum bisa memberi penjelasan rinci. "Sejauh ini baru ada dua negara yakni Australia dan Kanada, jadi perlu didalami lagi," kata dia.
Bareskrim Polri sendiri telah menangkap 37 pelaku pembobol dana nasabah melalui ATM. Tujuh pelaku di antaranya terkait dengan jaringan Bali. Saat ini Polri tengah melakukan pengejaran terhadap tiga tersangka pelaku pembobolan rekening di sejumlah bank yang diduga sudah melarikan diri ke luar negeri. (frd)
(hri)