Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Nyalon Ketum Muhammadiyah

Amien Dicurigai Mau Dongkrak Suara PAN

Koran SI , Jurnalis-Kamis, 04 Maret 2010 |11:20 WIB
Amien Dicurigai Mau Dongkrak Suara PAN
Ilustrasi (Foto: Koran SI)
A
A
A

JAKARTA - Rencana Ketua MPP PAN Amien Rais maju sebagai calon Ketua Umum PP Muhammadiyah dinilai akan memengaruhi independensi Muhammadiyah. Sebab, Amien sudah berkubang dengan dunia politik sejak reformasi bergulir.

Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik PP Muhammadiyah Bachtiar Effendy menilai, Amien memang lebih fokus pada urusan politik sejak era reformasi 1998. Kesan itu sulit dihindari meskipun nantinya akan melepas jabatannya sebagai Ketua MPP PAN.

"Meski mengundurkan diri, dia kan masih sangat berpengaruh di PAN. Dia juga masih punya orang-orang di PAN. Pertanyaannya, apakah Pak Amien masuk (kembali ke Muhammadiyah) ini untuk mendongkrak suara PAN?” katanya kepada harian Seputar Indonesia di Jakarta kemarin.

Seperti diketahui, di akhir kepemimpinan Amien sebagai Ketua PP Muhammadiyah, dia mendirikan Partai Amanat Nasional (PAN).

Pada Pemilu Presiden 2004 dia maju sebagai calon presiden namun gagal. Sementara pada Pemilu Legislatif 2009, suara PAN tidak mengalami kenaikan signifikan atau gagal memenuhi target 100 kursi DPR. Dari perjalanan PAN dan Amien Rais pada dua kali pemilu tersebut, ada kesan bahwa Amien kembali ke Muhammadiyah untuk mendongkrak suara PAN pada Pemilu Legislatif 2014. Meski demikian, Bachtiar mengakui tidak otomatis warga Muhammadiyah akan memberikan suaranya pada PAN.

"Muhammadiyah adalah organisasi massa keagamaan yang tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun," ungkap Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ini. Selain soal kemungkinan untuk mendongkrak suara PAN, kesan lain yang sulit dihindari dengan kembalinya Amien ke Muhammadiyah adalah independensi Muhammadiyah. Apalagi, PAN saat ini menjadi bagian dari koalisi pemerintah. Independensi ini, tegas Bachtiar, menjadi salah satu kekuatan utama Muhammadiyah untuk membawa suara publik.

"Apakah dengan masuknya Pak Amien Muhammadiyah bisa tetap independen? Ini kan pertanyaan yang layak diajukan. Pak Amien kan politikus," ujarnya. Kesan lain yang tidak bisa dihindari adalah tidak adanya regenerasi atau sirkulasi kepemimpinan di Muhammadiyah. Amien Rais sudah pernah menjadi Ketua PP Muhammadiyah lalu berkecimpung di dunia politik.

Sebaiknya, dia memberikan kesempatan kepada figur lain yang belum pernah menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah. Namun, jika Amien akan kembali memimpin Muhammadiyah, Bachtiar mengaku, tak akan ada bisa yang menghalangi. Hanya, kesan kurang baik bagi Muhammadiyah tak akan terhindarkan.

"Kalau maju lagi, sirkulasi kepemimpinan di Muhammadiyah tersumbat. Banyak elite Muhammadiyah lain yang memiliki kemampuan untuk menjadi ketua umum," ujar pria yang juga mengajar di Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta ini.

(Ahmad Dani)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement